Once Upon A Dream

12 Agustus 2013






Aku merasa tidak akan pernah ada Surakarta yang lama lagi.

Berbulan, bahkan bertahun yang lalu, perjalanan ke Surakarta tidak pernah seperti ini. Surakarta yang kuingat berbeda, meski jalan menuju kotanya tetap sama. Kendaraan yang kugunakan tiada berbeda, bahkan teman seperjalanan ku pun masih sama. Perjalananku pun disambut dengan wajah kota yang kukenal baik sejak lama. Setiap sudut kota bersahaja, jalanan yang ramai namun menyenangkan, pertokoan langganan yang masih setia menjajakan dagangannya. Surakarta tetap kota yang menyajikan beragam kenangan.






Adalah layang pikirku sudah jauh berbeda, jauh ke batas yang tidak pernah kuduga akan berlayar sampai sana. Kota ini lekat denganmu. Sekalipun memang tidak pernah ada dalam memoriku yang berlabel “Surakarta” dengan namamu. Tidak pernah ada kenanganku akanmu yang terjadi di sini, terlebih tak ada satu waktu kita berada di kota ini. Tapi, mau tidak mau, seluruh pikiranku akan melaju untukmu ketika aku menyusuri kembali setiap sudut kota ini. Hingga tidak ada lagi Surakarta yang kukenal dahulu.

Semua hilang, terkikis kenangan yang tidak pernah terjadi di antara kita.




-
-

Relatable mindset kota, kenangan, pikiran.
Awalnya cuma asal-asalan aja mikir waktu lagi perjalanan pulang dari Solo ke Yogya. Lalu kemudian tertarik untuk bikin relatable baru dari potongan-potongan kenangan(?) meskipun, kapan sih relatable gue gak dari kenangan? =_= /abaikan /orz

Well anyway, Happy Ied 1434H everyone! Minal Aidzin Walfaizin~ o:"D
(ps: image credit, not mine. All from google images)

xoxo,
Karin
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS